Malaysia Online Casino_Indonesian Baccarat_Indonesian Gaming Company_Macau Online Casino_Sports online

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:BaliCasino

SRanking Ranking of Asian Bookmakersof Asian Bookmakersebenarnya, Novan nggak punya bayangan akan masuk ke dunia hiburan. Apalagi, ia nggak punya laRanking of Asian Bookmakerstar belakang pendidikan broadcasting. Namun, ia menyadari satu hal; sejak kecil ia sudah tertarik dengan televisi. Ketika melihat tayangan-tayangan di televisi, muncul keinginannya untuk membuat acara atau program yang bisa ditonton banyak orang.

Tak hanya yang bagus-bagus saja, nyatanya kita mudah sekali menilai mereka dari penampilan di layar kaca, termasuk yang buruk juga. Padahal, bisa jadi kita bahkan tak pernah bertemu secara langsung dengan mereka. Dengan berbekal persepsi pribadi yang belum tentu benar, banyak orang yang menuliskan komentar-komentar di media sosial para artis. Lewat ketikan jari, kita menuding, menghakimi, dan menasihati si artis.

Anggapan orang tentang artis, padahal…. ini kenyataan aslinya | Illustration by Hipwee

Baginya sendiri, permintaan-permintaan tersebut masih normal. Menurutnya, permintaan artis Indonesia tidak serumit artis luar negeri. Artis Indonesia bisa dikatakan nggak terlalu neko-neko. Selain itu, beberapa artis juga punya prinsip-prinsip sendiri dalam mengisi sebuah acara. Misalnya, artis Sarah Sechan yang nggak mau mengisi acara bila melibatkan binatang. Menurut Sarah, tayangan seperti itu tak ubahnya animal abuse. Nah, tugas Novan  adalah menjamin permintaan artis yang berkaitan dengan konsep acara atau kebutuhan di belakang panggung terpenuhi.

“Iya. Sebelum sama Niki, aku juga pernah handle artis-artis lain kayak Raisa, Isyana Sarasvati, Sarah Sechan. Pernah juga handle artis luar negeri,” terang Novan, sapaan akrab Novandi.

Biasanya, anggapan miring terhadap artis makin diperparah dengan pemberitaan media-media. Framing yang dibuat sebenarnya beda dengan kenyataan, sehingga muncul anggapan artis A sombong, artis Z nggak ramah, dan banyak lagi.

“Aku juga belajar berani dan percaya diri, ya. Saat diskusi dengan artis, aku belajar untuk berdiskusi. Mengutarakan pendapat tanpa takut. Selama pendapatku juga disertai argumen yang jelas,” tambah Novan.

Harap berlangganan  atau beli akses artikel ini untuk melanjutkan.

Seperti penuturannya, Novan sempat mengecap karier di dunia pertelevisian selama 7 tahun sebagai Senior Creative.  Di rentang waktu yang cukup lama itu, Novan sering bersinggungan dengan para artis saat bekerja. Demi terselenggaranya program televisi, ia harus bisa mengajak kerja sama artis untuk menjadi pengisi acara. Makanya, ia sering bertemu dengan artis maupun manajer artis untuk membahas kerja sama yang bakal dilakukan.

Di belakang layar kaca, artis juga merasa lelah | Photo by Liza Summer on Pexels

Ngomongin artis, mungkin yang muncul di benak kita adalah bahwa mereka sosok bintang yang sempurna. Bertabur talenta dan punya penampilan yang atraktif, para artis kerap jadi idola. Nggak heran kalau kemunculan mereka di televisi kerap dinanti-nanti oleh penggemar setia. Belum lagi, potret kehidupan artis yang selalu digambarkan penuh kemewahan, popularitas, dan kekayaan yang membuat mereka menjadi idaman yang paripurna.

Bicara soal menyenangkan atau tidak, Novan menegaskan nggak ada pekerjaan yang mudah. Pun, demikian dengan kerja bareng artis. Namun, hal tersebut masih wajar. Kesulitannya masih seputar pekerjaan, seperti memastikan segala yang dibutuhkan artis saat mengisi acara. Biasanya, setiap artis punya kebiasaan-kebiasaan tertentu sebelum mereka manggung.



Lanjut baca dengan login terlebih dahulu.

Profesi artis disebut-sebut sebagian orang sebagai pekerjaan yang tak menyenangkan dan tak diinginkan. Anggapan ini mungkin kurang familier kita dengar, tapi bukan berarti tidak diamini juga. Meskipun hidup bergelimang kekayaan dan popularitas, artis sering tertekan karena tuntutan dan desakan dari banyak orang. Dari ujung kaki sampai ujung kepala, mereka harus tampil sempurna. Satu kesalahan saja, masa depan artis bisa melayang dalam semalam. Kariernya bisa  merosot tajam karena publik tak menyukainya lagi.

Memulai karier di dunia hiburan | Photo by Lê Minh on Pexels

Bermula dari fenomena ini, Hipwee Premium menggali lebih dalam soal artis dan kehidupannya. Berhasil menjangkau Novandi Aditri yang sudah malang-melintang di dunia hiburan, kita diberi gambaran tentang kehidupan mereka sebenarnya. Lewat pengalamannya bekerja bareng artis, Novandi membeberkan beberapa hal yang sama sekali nggak diketahui kebanyakan orang di luar. Dugaan kita pada artis selama ini bisa jadi jauh dari realita.

“Jadi gini, ya. sebelum ngomongin merasa beruntung kerja di dunia hiburan, aku mau nyinggung ini dulu. Apa pun itu, semua pekerjaan pasti nggak mudah, ya. Apalagi di industri kreatif dan hiburan kayak gini. Ini pekerjaan yang restless. Bahkan aku pernah 20 jam dan tidur cuma 4 jam. Di balik industri ini, orang-orangnya gila sih (kerja dengan jadwal yang padat).”

Beberapa kali menghabiskan waktu bersama dengan artis ketika membahas pekerjaan, Novan jadi tahu kalau artis sangatlah manusiawi. Mereka ingin melakukan keseharian dengan tenang tanpa sorotan kamera. Sesimpel makan di restoran misalnya, mereka ingin makan dengan tenang dan nyaman. Mereka juga bisa lelah dan kesal. Menurut Novan, ini bisa jadi alasan nggak sedikit artis yang menolak untuk foto bersama. Bukan karena sombong, tapi kadang kala artis sangat kelelahan setelah menjalani jadwal yang padat.

Sejak itu, jalan karier Novan memang nggak bisa jauh dari dunia kreatif dan hiburan. Bahkan, pekerjaan selanjutnya pun masih bersinggungan dengan dunia yang sama, yakni hiburan dan artis. Ia bahagia dengan karier ini karena ia belajar banyak sekaligus menemukan hal-hal baru.

“Dulu sempat ada artis yang minta bunga mawar putih di ruangannya. Kita nggak tahu apa tujuannya. Mungkin untuk relaksasi, ya. Biar rileks aja. Ada juga artis yang minta hewan piaraannya bisa masuk ke ruangan,” ujar Novan.

Lantaran pekerjaannya itu, Novan punya kesempatan untuk melihat lebih dekat para artis yang hanya bisa kita tonton lewat televisi. Tak jarang, ia mengobrol langsung untuk persoalan kerja. Di luar pekerjaan pun, hubungan Novan dengan artis atau manajer artis ternyata tetap terjaga baik. Oleh sebab itu, Novan jadi tahu sisi lain dan asli mereka.

Ketika ditemui awak Hipwee Premium, Senin (13/9) di sela-sela jam makan siang, Novandi mengungkapkan ia bekerja dengan Nikita Willy saat ini. Bertindak sebagai Creative Manager selama setahun belakang, Novandi bertugas mengelola akun YouTube sang artis. Pekerjaannya mulai dari bikin konsep konten sampai menghubungi bintang tamu bila memang diperlukan.

Mengidolakan sosok Sarah Sechan, Novan justru punya kesempatan untuk kerja bareng dengan artis itu. Bahkan, bisa dikatakan Novan terlibat kerja dengan Sarah dalam waktu yang cukup panjang. Selain itu, Novan punya banyak jejaring pertemanan. Bukan cuma dengan artis, melainkan dengan manajer-manajernya sehingga networking-nya semakin luas. Itulah yang membuatnya beruntung bisa kerja di industri ini.

“Gara-gara itu, mungkin. Secara alam bawah sadar, akhirnya terbentuk keinginan untuk masuk ke dunia hiburan. Ya, walaupun background-ku bukan broadcasting, tapi dulu pas awal-awal lulus dan nyari kerja, diterima di sebuah stasiun televisi swasta. Mungkin mereka melihat potensiku,” terang Novan.

Kadang kita lupa kalau artis hanya manusia. Kita melihatnya sebagai sosok yang berbeda yang membuat kita justru terjebak stigma-stigma tertentu pada artis, baik positif maupun negatif. Dari pengalaman Novan kerja bareng artis, kita jadi tahu kalau apa yang  tampak di layar kaca bisa jadi sangat berbeda di kehidupan nyata.

“Sebenarnya artis kayak kita, ya manusia biasa. Mereka tuh pengin kayak kita. Bisa jalan-jalan, makan, atau pacaran dengan tenang (tanpa sorotan kamera),” kata Novan.

“Karena aku tahu dan teman-teman juga tahu. Jadi, kadang kita nggak ikut arus informasi yang beredar. Di balik layar, banyak artis yang berbuat baik dan jarang tersorot kamera. Walaupun memang ada artis yang melakukan settingan demi tujuan tertentu, tapi itu bisa dibilang oknum saja. Masih banyak artis punya perilaku baik.”

Kerja di dunia hiburan, kerap bertemu dengan artis | Photo by CoWomen on Pexels

Novan nggak menampik kalau pekerjaannya cukup menyita waktu dan tenaga. Kerja di industri hiburan, ibaratnya pekerjaan orang gila karena ia bisa menghabiskan waktu hampir 24 jam untuk bekerja. Belum lagi dengan sistem kejar tayang, Novan dituntut untuk kerja ekstra keras agar program televisi tetap jalan. Namun, di sisi lain, Novan nggak menyesal dengan pilihannya. Gara-gara pekerjaan ini pula, ia bisa mewujudkan salah satu impiannya.

“Tapi, balik lagi, banyak orang yang nggak terima itu. Soalnya, kita udah terlanjur berpikir kalau artis yang harus mau karena itu tuntutaan dan risikonya,” lanjutnya.