Cara Kucing B「bvweide registration」erkomunikasi dengan Kucing Lain Halaman 2

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:BaliCasino

Seperti semut, kucibvweibvweide registrationde registrationng sebenarnya juga makhbvweide registrationluk sosial. Jika bertemu dengan teman atau saudara dekatnya, kucing akan saling menyentuhkan hidung atau menggesekkan kepala ke tubuh mereka.

Ilustrasi kucing bertengkar, kucing berantem di rumah.

Menandai teritori adalah hobi seekor kucing jantan. Jadi ketika melihat ada pejantan lain di sekitar wilayahnya, kucing akan menandai teritorinya dengan menyemprotkan urin di sudut-sudut tertentu.

Selain gerakan tubuh, kucing juga berkomunikasi lewat pandangan mata. Seperti ketika kucing menerima kehadiran kucing lain, ia akan melihat ke arah kucing tersebut dan berkedip pelan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Kucing tentu saja juga berkomunikasi via suara. Namun ternyata, sebuah studi menemukan bahwa suara mengeong kucing jarang ditujukan kepada sesama kucing.

Namun jika kucing melengos melihat ke arah lain dan menjilat bibir mereka, bisa jadi mereka merasa terancam dengan kehadiran kucing asing tersebut.

3. Suara

Namun jika kucing menerima kehadiran kucing lain dan menganggap mereka adalah teman, ia akan menggesek-gesekkan kepalanya ke tubuh kucing tersebut. Ketika menggesekkan kepala ini kucing mentransfer aroma hormon tertentu ke tubuh kucing lain.

Ini adalah cara kucing mengusir kucing lain, mengatakan bahwa di situ adalah wilayahnya.

5. Mengeluarkan urin dan aroma hormon

Mendesis juga terancam, dan mendengkur jika merasa nyaman.

Kucing hanya akan mengeong jika berhadapan dengan kita, para manusia. Terhadap sesamanya, kucing lebih sering mengeluarkan suara desisan atau dengkuran.

Baca juga: Ternyata Ini Alasan Kucing Suka Menjilati Kita

Ketika ancaman terasa makin mendekat, kucing bisa menunjukkan perubahan sikap lebih agresif, seperti mendesis tanpa henti.

4. Sentuhan fisik

Baca juga: Mengenal Ragam Vaksin untuk Kucing